Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Untuk menyambut kehadiran para siswa-siswi baru ini, diperlukan adanya kegiatan pengenalan terhadap lingkungannya yang baru di SMK Ar Rahma Mandiri Indonesia. Rangkaian kegiatan pengenalan ini dirangkum menjadi satu dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru ini diisi dengan sosialisasi nilai-nilai sosial, tata tertib di SMK Ar Rahma Mandiri Indonesia dan beberapa pengenalan tentang SMK Ar Rahma Mandiri Indonesia itu sendiri. Sehingga siswa-siswi baru ini akan lebih terbiasa di lingkungan SMK Ar Rahma Mandiri Indonesia. Kurikulum, model pembelajaran dan tingkat kesulitan pelajaran di Sekolah Menengah Pertama dengan di Sekolah Menengah Kejuruan tentulah sangat berbeda. Sekolah Menengah Pertama banyak pelajaran umum sedangkan di tingkat SMK materi pelajarannya lebih ke keahlian yg harus dimiliki siswa-siswi. Adapun yang perlu diketahui oleh siswa baru antara lain suasana gedung sekolah, program kurikulum, guru, teman, fasilitas sekolah dan berbagai kegiatan ekstra kurikuler yang akan didikuti oleh para siswa. Adapun berbagai kegiatan pengenalan ini nanti akan terangkum dalam kegiatan dengan sebutan MOS (Masa Orientasi Sekolah).

Melalui MOS diharapkan siswa dapat mengenal dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru-nya, yaitu lingkungan SMK Ar Rahma Mandiri Indonesia sehingga apa yang menjadi Visi dan Misi sekolah dapat terwujud.

Dasar

  1. Permendikbud No. 18 Tahun 2016 Tentang pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru
  2. Kalender Akademik Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur
  3. Kalender Akademik Dinas Pendidikan Kab/Kota Pasuruan
  4. Program SMK Ar Rahma Mandiri Indonesia

Tujuan Kegiatan

  1. Mengenali potensi diri siswa baru
  2. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah
  3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru.
  4. Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya.
  5. Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integeritas, etos kerja dan semangat gotong royong.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *